29.1 C
Luwuk
Senin, April 19, 2021

Pimpinan Pusat Muhammadiyah Belasungkawa atas Wafatnya Jakob Oetama

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Meski Pandemi, Pengurus Masjid Istiqlal Tetap Distribusi Daging Kurban

Berdaulat.id - Pengurus Masjid Istiqlal Jakarta Pusat memastikan pendistribusian daging hewan kurban akan dilakukan oleh petugas dan diantarkan langsung ke rumah-rumah penerima...

Revisi UU BI Dinilai Berpotensi Amputasi Independensi Bank Sentral

Berdaulat.id - Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Fadhil Hasan menilai Perppu tentang Reformasi Keuangan dan revisi UU...

Pemerintah Sampaikan Tanggapan Atas Pengesahan UU Anggaran TA 2021

Berdaulat.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani (kanan) menyerahkan tanggapan pemerintah atas pengesahan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021 kepada...

Peluang Bisnis Herbal Saat New Normal

JAKARTA - Herbal merupakan salah satu komoditas di antara sekian produk lainnya yang saat ini laris manis...


Berdaulat.id – Beberapa hari ini bangsa Indonesia kehilangan tokoh pemaju kebudayaan dan pendidikan, yang tak tergantikan yaitu prof A Malik Fadjar (81) dan Jakob Oetama (88).

Demikian diungkap Ketua Organisasi Islam Muhammadiyah, Mujadjir Effendi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (10/9/20).

“Pak Malik wafat kemaren lusa 7 September, pak Jakob tgl 9,” ucap dia.

Kepergian para tokoh tersebut Kata Effendi, seperti telah janjian. Apalagi, keduanya merupakan sahabat dekat.

“Kebetulan juga saya sangat dekat dengan pak Malik dan menjadi dekat dengan Pak Jakob karena pak Malik,” tutur dia.

“Bermula pada akhir tahun delapan puluhan pak Jakob beberapa kali berkunjung ke Univ Muhammadiyah Malang, untuk memberi kuliah tamu. Kampus UMM waktu itu baru mulai dibangkitkan oleh pak Malik sebagai rektor, kebetulan juga saya sebagai pembantu rektor III bidang kemahasiswaan,” sambung dia.

Tak hanya sebagai sahabat karib, Malik pun papar Effendi menyediakan ruang khusus di gedung perpustakaan UMM. sikapnya tersebut dapat dilihat dengan pemberian nama ruangan dengan nama “Jakob Utama Corner”.

“Berisikan buku- buku koleksi Pak Jakob yang disumbangkan ke UMM dimana secara periodik pak Jakob mengirim buku-buku beliau, termasuk yang diterbitkan oleh Kompas Gramedia,” terang dia.

Effendi mendoakan Agar Tuhan yang Maha Kuasa menempatkan pak Malik Fadjar dan Pak Jakob Oetama di surga-Nya. Amin

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Partai Gelora: Teruslah berkolaborasi, hanya soal waktu

Berdaulat.id, Keyakinan kita dengan narasi baru dalam berpolitik, harus menghujam kuat dalam sikap, tindakan dan Aksi aksi...

Partai Gelora Sambut Baik Keputusan AS Tarik Mundur Pasukannya dari Afghanistan setelah 20 Tahun

Berdaulat.id, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menarik 9.600...

Partai Gelora: Mengokohkan Identitas Sebagai Partai Nasionalis, Religius, dan Millenial

Berdaulat.id, Lahir di tengah krisis, partai baru tentu punya PR yang amat besar. Dengan...

Audiensi dengan Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

Berdaulat.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan...

Didera Kasus Hukum, Habib Rizieq Shihab Malah Sukses Raih Gelar Doktor dari Universiti Sains Islam Malaysia

Berdaulat.id, JAKARTA – Imam Besar Front Persatuan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab lulus dari ujian program doktoral...