29.1 C
Luwuk
Minggu, November 22, 2020

PKS Dorong Percepatan RUU Minuman Beralkohol

Data Real Time COVID-19

Baca juga

LaNyalla Academia Serahkan Bantuan APD Dan Masker Ke RS Unair Surabaya

Berdaulat.id - Yayasan LaNyalla Academia serahkan bantuan alat pelindung diri (APD) dan masker bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Universitas...

Febri Mundur dari Jubir KPK

Berdaulat.id - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah membenarkan perihal pengunduran dirinya sebagai pegawai KPK.

Ibunda Presiden Jokowi Wafat, Puan: Keluarga Besar DPR RI Berduka Cita

Berdaulat.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan belas sungkawanya atas meninggalnya ibunda Presiden Joko Widodo, Ibu Hj. Sudjiatmi Notomihardjo. “Saya...

Pemerintah Diminta Terbitkan Pemberlakuan Iuran BPJS Lama

Berdaulat.id - Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah sesegera mungkin menerbitkan pernyataan resmi tentang pemberlakuan iuran Badan Penyelenggara Jaminan...

Berdaulat.id – RUU tentang Minuman Beralkohol saat ini sudah mulai masuk dalam pembahasan di Badan Legislasi DPR RI. Sebagai salah satu Fraksi yang mengusulkan RUU tersebut, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) akan mendorong percepatan penyelesaian RUU tentang Minuman Beralkohol di DPR.

“Kami menilai RUU ini perlu diprioritaskan untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk minuman beralkohol.” ujar Anggota Komisi VI F-PKS DPR RI, Amin Ak dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (13/11/20).

“Kami akan berupaya mendorong RUU ini agar bisa segera dibahas dan diselesaikan, mengingat dampak negatif dari peredaran minuman beralkohol di masyarakat sangat mengkhawatirkan,” tambahnya.

Menurut Amin, saat ini peraturan yang mengatur peredaran minuman beralkohol yang berlaku belum terlalu kuat. Meskipun sudah diatur dalam UU KUHP dan beberapa Peraturan Daerah, namun UU yang spesifik mengatur peredaran minuman beralkohol secara khusus masih belum ada.

“RUU Minuman Beralkohol ini nantinya dapat memperkuat Pemerintah Daerah dalam mengatur peredaran minuman beralkohol di daerahnya, sehingga dapat melindungi masyarakat khususnya remaja dari dampak negatif yang ditimbulkan minuman beralkohol,” ujar Amin.

Amin mengatakan, RUU Minuman Beralkohol yang saat ini sudah masuk dalam agenda pembahasan di Baleg DPR RI akan memuat sejumlah larangan dan pembatasan peredaran minuman beralkohol di Indonesia.

“Tak hanya memperketat jumlah minuman beralkohol yang beredar, jam dan lokasi peredarannya juga akan dibatasi. Hal ini untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah agar tidak mudah mendapatkan minuman beralkohol,” ungkapnya.

“Untuk menghilangkan keresahan masyarakat akibat korban minuman beralkohol yang terus bertambah, RUU Minuman Beralkohol harus segera di bahas dan disahkan,” tegas Amin. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Minim Sarana Dan Prokes, Dokter Di Sulteng Tolak Tangani Pasien Corona, LaNyalla: Segera Perbaiki

Berdaulat.id -Sebanyak 25 dokter di RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng) melakukan aksi protes menolak menangani pasien Corona karena protokol kesehatan...

Belajar Tatap Muka Siap Dibuka, Ketua DPD Imbau Ada Satgas Covid Sekolah

Berdaulat.id -Mendikbud Nadiem Makarim mengumumkan pembelajaran tatap muka di seluruh sekolah bisa dimulai pada Januari 2021. Meski masih berada zona risiko sedang...

Bank BTN Terus Perbaiki NPL

Berdaulat.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berupaya untuk menekan NPL perseroan salah satunya dengan menggelar Asset Sales Festival di...

Banyak Temuan Di Daerah, Ketua DPD Rapat Dengan DKPP

Berdaulat.id -Hasil lawatan ke sejumlah provinsi di Sulawesi, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menemukan beberapa hal yang penting untuk diketahui...

Soal Instruksi Mendagri, Pakar: Ga Usah Didengar

Berdaulat.id - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut bahwa pemerintah bisa memberhentikan...