29.1 C
Luwuk
Selasa, Oktober 20, 2020

Politisi Demokrat: Pancasila Sangat Istimewa Hadir Khusus Untuk Rakyat Indonesia

Data Real Time COVID-19

Baca juga

BIN Gelar Rapid Test Gratis

Berdaulat.id - Badan Intelejen Negara (BIN) melakukan Rapid Test massal gratis untuk masyarakat, ini kali kedua di kawasan MRT, Blok M, Jakarta,...

Penusukan Syeikh Ali Jaber, PKS Ingatkan Pentingnya RUU Perlindungan Ulama

Berdaulat.id - Fraksi Partai Leadilan Sejahtera (PKS) DPR RI kembali mengingatkan soal pentingnya regulasi yang memberi perlindungan negara terhadap para ulama di...

Diduga Produksi Miras, Tiga Rumah Digerebek Aparat

Bertaulat. id - Aparat Desa dengan diperbantukan kepolisian dan TNI menggerebek tiga rumah yang diduga memproduksi Minuman Keras (Miras) di komplek perumahan...

Sesuai Permintaan Vietnam, Pemerintah Ekspor Biji Pala

Berdaulat.id - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali melakukan ekspor biji pala ke Vietnam menyusul permintaan dari negara tersebut cukup tinggi pada September...

Berdaulat.id – Politisi Partai Demokrat yang juga Wakil Ketua MPR RI, Sjarifuddin Hasan mengungkapkan bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara buat rakyat Indonesia keberadaannya sangat istimewa. Keistimewaan Pancasila tersebut salah satunya adalah mampu menyatukan bangsa Indonesia dengan segala keberagamannya.

Dalam perjalanan sejarah bangsa, kemampuan Pancasila tersebut sudah terbukti, Indonesia bertahan dari segala permasalahan-permasalahan berat seperti pemberontakan yang dilakukan oleh PKI, berbagai konflik SARA yang terjadi di beberapa daerah, dan aksi terorisme serta radikalisme.

“Padahal perbedaan yang ada di Indonesia tidak sedikit. Logikanya, perbedaan yang banyak akan berpotensi besar bermasalah. Tapi, ternyata tidak berlaku di Indonesia,” katanya, dalam gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Paguyuban Pekerja Bongkar Muat (P2BM), di Gelanggang Olahraga (GOR) Pajajaran, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (9/10/2020).

Hadir dalam acara yang mematuhi protokol kesehatan secara ketat tersebut Ketua Organda Kota Bogor Muhammad Ishak, Ketua P2BM Kota Bogor Freddy Djuhardi serta para peserta sosialisasi anggota Organda dan P2BM juga masyarakat sekitar.

Pimpinan MPR dari partai Demokrat yang biasa disapa Syarief Hasan ini mengatakan banyak negara-negara yang tingkat perbedaannya tidak sekaya Indonesia, sudah tercerai berai dan hancur. “Contohnya, Korea Selatan, Korea Utara, Uni Soviet, Suriah. Kenapa seperti itu, karena mereka tidak mengenal dan tidak memiliki falsafah Pancasila,” ujarnya.

Melihat fakta-fakta tersebut, Syarief Hasan menegaskan bahwa Pancasila adalah kekuatan besar bangsa Indonesia, anugerah dari Sang Maha Pencipta. “Coba bayangkan Indonesia tanpa Pancasila. Kehancurannya mungkin lebih besar dan Indonesia sudah lama hilang dari peta dunia,” tambahnya.

Untuk itu, Syarief Hasan mengajak semua anak bangsa memiliki rasa bangga yang besar terhadap Pancasila, juga rasa syukur tak terhingga kepada Tuhan Semesta Alam telah sudi mengirimkan Pancasila hanya untuk rakyat Indonesia. “Mulai sekarang jagalah selalu Pancasila sampai kapanpun demi kedamaian dan kesejahteraan Indonesia,” ucapnya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Majelis Rakyat Papua Temui Ketua MPR RI

Berdaulat.id -Ketua MPR RI Bambang Soesatyo didampingi Wakil Ketua MPR Arsul Sani dan Ketua For Papua Yorrys Raweyai, Sekretaris For Papua Filep...

Hamzah Haz Dirawat di ICU Karena Kondisi Kesadaran Menurun

Berdaulat.id - Mantan Wakil Presiden (Wapres) RI Hamzah Haz mengalami penurunan kesadaran sehingga dirawat di ruang rawat intensif (ICU) RSPAD Gatot Soebroto...

KPUD Sultra Bakal Berlakukan 12 Hal

Berdaulat.id - KPU Sulawesi Tenggara menyampaikan bakal memberlakukan 12 hal baru di tempat pemungutan suara (TPS) guna mencegah potensi terjadinya klaster baru...

Sepanjang Senin Jakarta Diperkirakan Hujan

Berdaulat.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah Jakarta diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Senin siang...

Munas MUI akan Digelar Akhir November

Berdaulat.id - Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia direncanakan digelar pada 25-28 November 2020 secara daring dan Ketua Umum MUI (nonaktif) KH Ma’ruf...