29.1 C
Luwuk
Minggu, Maret 7, 2021

Relawan Termuda Wahdah Islamiyah, Mu’adz Siap Bantu Warga Mamuju

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Berikut Langkah Amankan TikTok

Berdaulat.id - Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia, Filipina, Donny Eryastha, menegaskan komitmen TikTok untuk melindungi privasi dan keamanan pengguna.

Wakil Ketua DPD Sultan Nadjamudin Bersama Mayoritas Senator Tolak RUU HIP

Berdaulat.id - Arus penolakan terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) bukan saja terjadi di ranah organisasi masyarakat dan lapisan masyarakat. Tetapi juga...

PT AFR Beri Bantuan Ribuan Masker ke Kurir dan Pengemudi JNE

PT. Asia finance Risk (AFR Broker and Finance Insurance)  memberikan 3.552 masker kain kepada PT. Jalur Nugaraha Eka Kurir atau JNE. Pemberian masker ini...

KPK Panggil 3 Saksi di Kasus Rahmat Yasin

Berdaulat.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi tiga saksi, di antaranya aktor Rudy Wahab, mengenai penandatanganan akta hibah terkait dengan dugaan gratifikasi...

Berdaulat.id, Mamuju — Meski masih berumur 13 tahun, Mu’adz sama sekali tak gentar turun langsung ke Kabupaten Mamuju sebagai relawan.

⁣⁣Saat berbincang dengan wiz.or.id, ia mengaku sedang menempuh pendidikan di salah satu sekolah islam terpadu di Kabupaten Parigi Moutong.

Saat ini ia baru duduk di kelas satu Madrasah Tsanawiyah.⁣⁣”Insyaallah saya siap bantu-bantu disini,” katanya usai gelaran apel pagi, di posko induk Wahdah Islamiyah, di Jalan Musa Karim, Kelurahan Rangas, Kecamatan Mamuju, Kota Mamuju, Kabupaten Mamuju, Ahad (17/1/2021).⁣⁣

Mu’adz bercerita awal mula Ia terpilih menjadi relawan yang berangkat ke Mamuju, karena ingin ikut abahnya, panggilan untuk ayahnya menjadi relawan.

“Abah pergi, jadi saya ikutan. Mumpung masih belum sekolah, sekalian beramal,” tukasnya.⁣⁣

Mu’adz beserta rekan relawan lainnya berangkat dari kota Palu, ikut bergabung dengan relawan lainnya menuju kota Masamba pada hari Jumat (15/1/2021).

⁣⁣Sejak awal bergabung dengan relawan, ia memang bertekad untuk membantu orang banyak. Sebab katanya menjalankan tugas kemanusiaan adalah kewajiban setiap manusia.⁣⁣

“Saya memang pengen membantu orang, dan ini kali pertama saya jadi relawan gempa,” tukasnya. Meski pun ia hanya dimasukkan ke divisi kebersihan, ia tetap tersenyum dan bersyukur. []⁣

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

MUI Kaji Strategi Kecerdasan Buatan untuk Dakwah Islam

Berdaulat.id, JAKARTA – Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar diskusi kelompok terarah (FGD)...

YBM PLN Hadirkan Rumah Bersalin di Pedalaman Banten

Berdaulat.id, Jalan bebatuan dan tanah harus dilalui oleh Bidan Fiqoh untuk menuju Puskesmas Kecamatan Sumur di Banten...

Panglima TNI dan Kapolri Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Prajurit TNI-Polri di Polda Kepri

Berdaulat.id, Kepri, Sebanyak 1.000 Prajurit TNI – Polri di wilayah Provinsi Kepri menjalani Vaksin Covid – 19,...

Kemenag Gelar Seleksi Tahap II Calon Imam Luar Negeri

Berdaulat.id, Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Seleksi Tahap II untuk memilih Calon Imam Luar Negeri. Proses seleksi berlangsung...

Ketum MUI Tinjau Kinerja LPPOM MUI di Masa Pandemi

Berdaulat.id, JAKARTA— Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Miftachul Akhyar, melakukan tinjauan langsung ke kantor LPPOM...