29.1 C
Luwuk
Selasa, Oktober 3, 2023

Religiusitas Nilai Dasar di KPK Dihapus, PKS Sebut Langkah Kemunduran

Baca juga

Aboebakar Al Habsyi anggota DPR RI Komisi III
Aboebakar Al Habsyi anggota DPR RI Komisi III

Berdaulat.id,- Dihapusnya religiusitas dari nilai dasar di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan kemunduran lembaga antirasuah.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR, Aboebakar Alhabsyi dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa, (10/3/20).

“Saya sangat menyayangkan penghapusan religiusitas dari nilai dasar di KPK. Saya lihat ini adalah langkah kemunduran. Karena nilai religiusitas ini seharusnya menjiwai dari nilai-niai dasar lainnya seperti keadilan, profesionalisme, sinergi, dan kepemimpinan,” ujar dia. 

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), nilai religiusitas merupakan panduan moral, yang sebenarnya sangat fundamental untuk pimpinan dan personel KPK.

Karena, lanjut Abu Bakar yang biasa dipanggil dengan sebutan Habib, setiap pimpinan KPK sebelum menjalankan tugasnya selalu mengucapkan sumpah sesuai agamanya diatas kita suci.

“Karena ini adalah ikatan moral, yang merupakan bagian dari religiusitas,” ucapnya. 


Bahkan kata dia, hal serupa juga akan dilakukan terhadap semua penyidik maupun pejabat KPK sebelum menduduki jabatan dan menjalankan tugasnya.

Dengan penghapusan nilai religiusitas tersebut, sudah tentu akan membawa spekulasi ditengah masyarakat. 

“Karena seolah ada upaya sekularisme, sepertinya ada langkah untuk menjauhkan agama dari kehidupan benegara. Publik mulai melihat adanya upaya untuk mempreteli nilai nilai religiusitas dari berbagai instrumen berbangsa dan bernegara,” jelas dia. 

Disisi lain dirinya juga memerasa penghapusan religiusitas dari nilai dasar di KPK pertanda yang tidak baik untuk negara yang berdasarkan Pancasila.

“Karena penghapusan nilai religiusitas sama saja dengan menafikkan keberadaan sila pertama dalam Pancasila,” tukas dia.[ark]

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru