29.1 C
Luwuk
Sabtu, November 21, 2020

Rossi Berencana Bawa VR46 ke Ajang MotoGP

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Bima Arya Serahkan Hibah Kendaraan Operasional ke MUI Kota Bogor

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor menerima bantuan hibah berupa satu unit kendaraan operasional dari Pemerintah Kota...

Ketua MPR RI : Hadapi Krisis Global, Saatnya Kembali Ke Ekonomi Pancasila

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengungkapkan, akibat pandemi Covid 19 dunia seperti menuju kebangkrutan massal. Sistem ekonomi dunia terkoreksi. Virus...

Ini yang Harus Dilakukan Agar Tubuh Tetap Fit Saat Puasa di Cuaca Panas

Berdaulat.id - Suhu udara di awal-awal Ramadhan tahun ini terasa sangat panas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ada peningkatan suhu...

PAN Sesalkan Perlakuan Polisi Terhadap Aktivis KAMI

Berdaulat.id - Anggota Fraksi PAN DPR RI Guspardi Gaus menyesalkan perlakukan Mabes Polri terhadap aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) yang dipertontonkan...

Berdaulat.id – Valentino Rossi yang akan membalap bersama tim Petronas Yamaha tahun depan memiliki rencana untuk membawa brand VR46 ke MotoGP untuk musim balapan 2022.

Hal itu diungkapkan sang juara dunia sembilan kali di sesi jumpa pers setelah kualifikasi Grand Prix Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol, Sabtu.

Hari yang menggembirakan bagi pebalap berusia 41 tahun itu karena selain mendapat kontrak berdurasi satu tahun dengan tim satelit Yamaha, ia mengamankan posisi start dari baris terdepan kali pertama tahun ini setelah finis P3 di kualifikasi.

Seperti diketahui, Rossi memiliki dua tim yang mengusung nama Sky Racing Team VR46 yang berkompetisi di kelas Moto2 dan Moto3.

Pada 2018, Francesco Bagnaia mempersembahkan gelar juara dunia Moto2 bagi tim besutan mentornya itu dan tahun ini, Luca Marini, adik tiri dari Rossi, memimpin klasemen sementara di kelas intermediate.

“Terlalu dini membicarakan tim, tapi seperti yang dikatakan Lin (Jarvis), MotoGP pada akhir 2021 berubah untuk 2022 dan mungkin kami bisa punya kesempatan untuk membawa VR46 ke MotoGP,” kata Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Tapi kalau boleh bicara jujur, ini sangat dini. Dan bagi kami ini tidak mudah karena organisasi kami baik di Moto3 dan Moto2. Untuk ke MotoGP ini adalah suatu langkah besar.

Rossi telah bicara dengan Yamaha terkait rencana itu untuk meminta dukungan dari pabrikan asal Jepang tersebut.

“Untuk motornya, Yamaha. Kenapa tidak? Kami telah sedikit bicara dengan Lin dan kenapa tidak?

“Tapi sebelumnya kami harus memutuskan apakah akan membuat tim atau lanjut di Moto3 dan Moto2. Dan setelah itu kita akan lihat.

VR46 telah melekat sebagai brand khas Valentino Rossi dan nomor motor 46 yang dipakainya balapan.

Pada 2013 Rossi mendirikan Akademi Pebalap VR46 yang telah menelurkan juara dunia Moto2 seperti Franco Morbidelli dan Francesco Bagnaia

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Soal Instruksi Mendagri, Pakar: Ga Usah Didengar

Berdaulat.id - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut bahwa pemerintah bisa memberhentikan...

Pakai Earphone Terlalu Lama Berakibat Infeksi

Keluhan nyeri, iritasi dan infeksi pada telinga dalam tujuh hingga delapan bulan terakhir terus meningkat selama pandemi COVID-19, disebabkan penggunaan earphone dalam waktu yang...

Pemprov Sulteng Minta Apkasindo Bantu Bina Petani Sawit

Berdaulat.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengharapkan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sulteng untuk membantu pemerintah untuk membina petani sawit.

Soal Kerumunan Masa FPI, Di Bareskrim Ini yang Di Katakan Ridwan Kamil

Berdaulat.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa masyarakat tetap boleh berkegiatan selama masa pandemi COVID-19 asalkan menaati Adaptasi Kebiasaan Baru...

Australia Bakal Adili Tentaranya yang Bunuh Tahanan di Afghanistan

Berdaulat.id - Sejumlah anggota pasukan khusus militer Australia kemungkinan akan diadili atas dugaan terlibat dalam aksi kejahatan perang di Afghanistan.