29.1 C
Luwuk
Minggu, November 22, 2020

Rumah Sakit Jadi Klaster Terbesar Penyumbang Kasus COVID-19

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Korut Kecam Latihan Militer Korea Selatan

Berdaulat.id - Korea Utara mengecam latihan militer Korea Selatan baru-baru ini, saat Pemimpin Kim Jong Un mengirim pesan pribadi kepada Presiden China...

Masih Banyak Daerah Zona Merah, LaNyalla Minta Pemerintah Kaji Ulang Pilkada Desember

Berdaulat.id - Kesimpulan rapat kerja antara Komisi II DPR RI, Mendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP yang menyepakati Pilkada serentak akan digelar pada...

Puan: Selamat HUT ke-108 Muhammadiyah, Terus Konsisten Perjuangkan Islam Berkemajuan

Berdaulat.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa bangganya pada seluruh pimpinan dan kader Muhammadiyah. Puan menilai, Muhammadiyah yang genap berusia...

DPR Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan Warga Sipil dan TNI/Polri di Papua

Berdaulat.id - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah memperkuat perlindungan warga sipil dan anggota TNI/Polri yang bertugas di Papua agar...

Berdaulat.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menyatakan rumah sakit menjadi klaster terbesar penyumbang kasus terkonfirmasi positif COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, per 4 Juni sampai 12 September 2020 diketahui bahwa klaster yang menyumbangkan angka kasus COVID-19 terbanyak ialah dari rumah sakit, komunitas dan perkantoran.
“Di rumah sakit totalnya ada 24.000 pasien,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (22/9/20).

Menurut Wiku, terdapat 15.133 pasien yang berasal dari klaster komunitas, dari klaster perkantoran ada 3.194 karyawan terkonfirmasi positif COVID-19, klaster anak buah kapal (ABK) atau pekerja migran Indonesia (PMI) adalah 1.641 orang, klaster pasar adalah 622 orang dan klaster Puskesmas 220 pasien.

“Banyaknya ditemukan kasus klaster perkantoran, pabrik serta beberapa pejabat negara yang positif COVID-19 menjadi bukti bahwa penerapan protokol kesehatan masih lengah dan sudah seharusnya segera kita lakukan evaluasi di semua tempat agar hal ini tidak terjadi,” ungkap Wiku.

Terakhir Menteri Agama Fachrul Razi dinyatakan positif COVID-19, Fachrul menyusul pejabat lain yaitu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, mantan Duta Besar Amerika Serikat Dino Patti Djalal, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana dan pejabat negara lain yang positif COVID-19.

“Keterbukaan informasi itu harus diapresiasi untuk kemudian dilakukan ‘tracing’ dengan baik agar kita bisa mendeteksi dan menghentikan penularan dari satu orang ke orang yang lain dan ini sudah dilakukan oleh instansi pemerintahan,” ujar Wiku.

Sejumlah instansi pemerintah menurut Wiku misalnya dengan menghentikan aktivitas sementara seperti yang dilakukan beberapa kantor kementerian maupun pemerintah provinsi setelah ditemukannya kasus positif.

“Untuk itu kami juga mohon agar pihak swasta dan pabrik pun betul-betul dapat melakukan hal yang sama seperti di kantor-kantor Kementerian dan provinsi dengan melakukan ‘testing’, ‘tracing’ dan pelaporan klaster,” ungkap Wiku.

Wiku meminta agar para pengusaha tidak malu bila ditemukan karyawannya yang positif COVID-19.

“Jangan merasa malu apabila ada yang positif karena orang-orang yang positif ini perlu kita lindungi, rawat untuk bisa menjadi sembuh dan sehat kembali,” tegas Wiku.

Hingga Selasa (22/9/20) jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia mencapai 252.923 orang dengan penambahan hari ini sebanyak 4.071 kasus. Terdapat 184.298 orang dinyatakan sembuh dan 9.837 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien suspek mencapai 109.721 orang.

Kasus positif COVID-19 ini sudah menyebar di seluruh 34 provinsi di Indonesia dengan daerah terbanyak positif yaitu DKI Jakarta (64.554), Jawa Timur (41.417), Jawa Tengah (19.982), Jawa Barat (18.077), Sulawesi Selatan (14.524). []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Bank BTN Terus Perbaiki NPL

Berdaulat.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berupaya untuk menekan NPL perseroan salah satunya dengan menggelar Asset Sales Festival di...

Banyak Temuan Di Daerah, Ketua DPD Rapat Dengan DKPP

Berdaulat.id -Hasil lawatan ke sejumlah provinsi di Sulawesi, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menemukan beberapa hal yang penting untuk diketahui...

Soal Instruksi Mendagri, Pakar: Ga Usah Didengar

Berdaulat.id - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menyebut bahwa pemerintah bisa memberhentikan...

Pakai Earphone Terlalu Lama Berakibat Infeksi

Keluhan nyeri, iritasi dan infeksi pada telinga dalam tujuh hingga delapan bulan terakhir terus meningkat selama pandemi COVID-19, disebabkan penggunaan earphone dalam waktu yang...

Pemprov Sulteng Minta Apkasindo Bantu Bina Petani Sawit

Berdaulat.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengharapkan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Sulteng untuk membantu pemerintah untuk membina petani sawit.