29.1 C
Luwuk
Sabtu, Februari 27, 2021

Salah Urus Pandemi, DPR: Indonesia di Titik Nadir

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Akibat Pemerintah Naikan Iuran BPJS, Komisi IX DPR Bakal Panggil Kemenkes dan BPJS

Berdaulat.id - Komisi IX DPR RI bakal mengagendakan rapat kerja dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan direksi BPJS usai perayaan Idhul Fitri.

Pasca Dugaan Pembunuhan Berbau Rasis, Protes Meluas di Minneapolis

Berdaulat.id - Para pengunjuk rasa kembali bentrok dengan polisi antihuru-hara yang menembakkan gas air mata pada malam kedua di Minneapolis, Rabu (27/5/20).

Kemenkop Pastikan Banpres Tepat Sasaran

Berdaulat.id - Dalam memberikan Bantuan Presiden (Banpres) ke masyarakat, Kementerian Koperasi memastikan bantuan yang akan digelontorkan tepat sasaran.Demikian diungkap Menteri Koperasi teten...

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid : Mengkawatirkan Masa Pandemi Terjadi Krisis Pendidikan

Berdaulat.id - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid berharap para doktor dan ilmuwan di Indonesia berkonstribusi menghadapi pandemi...

Berdaulat.id – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan, mengaku miris dengan kondisi pandemi Covid-19 yang tengah dialami Indonesia justru kian meningkat drastis.

Setidaknya dari data jumlah kasus positif Covid-19 per 15 September 2020 sudah mencapai 225.030 orang.

Terlebih, kondisi Wisma Atlet yang merupakan rumah sakit (RS) darurat bentukan pemerintah terlihat berbeda dari malam-malam sebelumnya, dimana nampak seluruh lampu tower menyala.

“Tak ada capeknya, saya selalu memberikan peringatan kepada pemangku negeri, agar jangan berlena diri. Kini, apa dalam bayangan saya itu terjadi. Sungguh ironi, dimana pemimpin negeri ini?” kata Irwan di Jakarta, Rabu (16/9/20).

Di tengah kondisi saat ini, justru memperlihatkan bahwa penanganan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah belum seirama, hanya terfokus pada urusan ekonomi.

“Seirama hanya urus ekonomi, bicara stimulus bisnis, bukan rakyat yang sedang kritis karena pandemi. Ini sungguh miris,” ucapnya

“Mobilitas tinggi, tanpa disadari mengancam anak negeri, semua dibiarkan demi ekonomi. Tapi itu keliru, seharusnya “Selamatkan Manusianya, Baru Ekonominya”,” ketus anggota dewan dari Dapil Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut.

Tidak hanya itu, Irwan cenderung menilai penanggulangan pandemi virus justru sangat terkesan aji mumpung untuk mengambil keuntungan.

“Bukannya menanggulangi, justru menunggangi pandemi ini, aji mumpung dengan kebijakan yang justru bukan untuk pandemi. Seperti, kartu pra kerja dan sebagainya. Fakta itu terjadi,” paparnya.

Dia menyebut anggaran ratusan triliun untuk menanggulangi pandemi Covid-19, namun yang terjadi hingga saat ini rakyat terus menjadi korban.

“Ratusan triliun anggaran pemerintah untuk pandemi, tapi apa semua itu tidak bisa menghindari rakyat terus jadi korban pandemi. Jadi kita merugi,” tegasnya.

“Lewat setengah tahun, rakyat negeri masih dilanda rasa ngeri. Satu sisi rakyat mencari sesuap nasi untuk ekonomi, sisi lain terancam dengan pandemi. Saya sebut Indonesia kini di titik nadir, akibat salah urus pandemi,” pungkasnya. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

JAKARTA—Direktur Baitul Wakaf Rama Wijaya mengungkapkan wakaf bisa dilakukan berbagai kalangan. Tua dan muda, laki-laki dan perempuan,...

KA SPN Polda Sulteng Gelar Supervisi PJJ di Mapolres Banggai

Kepala Sekolah Polisi Negara (KA SPN)Polda Sulteng Kombea Pol Hery Nooryanto SIK, menggelar supervisi Pembelajaran Jarak Jauh...

Laznas PPPA Daarul Qur’an Jadi Pelopor Sustainability Report Pada Gerakan Filantropi Islam

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur'an menjadi pelopor sustainability report atau laporan keberlanjutan di dunia...

Tolak Zuhairi Misrawi

by M Rizal Fadillah Pengajuan Zuhairi Misrawi sebagai Duta Besar Saudi Arabia terus menuai...

Pemantapan Komunikasi Publik, Konferensi Pers Polda Sulteng Hadirkan Interpreter

Berdaulat.id, Palu Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Konferensi Pers yang diselenggarakan Polda Sulawesi Tengah pagi ini, Kamis...