29.1 C
Luwuk
Sabtu, Oktober 17, 2020

Sesuai Permintaan Vietnam, Pemerintah Ekspor Biji Pala

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Sambut Idul Adha, BTN Syariah Kenalkan Tabungan Qurban

Berdaulat.id - Seorang petugas teller BTN Syariah sedang melayani nasabah menabung ke rekening tabungan BTN Qurban di Kantor Cabang Syariah BTN di...

Jika Pandemi Belum Berakhir, Olimpiade Tahun Depan Dibatalkan

Berdaulat.id - Olimpiade Tokyo 2020 yang sudah ditunda akan dibatalkan jika pandemi virus corona belum dapat dikendalikan tahun depan.Begitu disam0aikan presiden panitia...

Menkeu Serahkan Materi Kerangka Ekonomi

Berdaulat.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pidato Menteri Keuangan atas Penyampaian pemerintah terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM...

Tanggapan DPR Soal Mendikbud Luncurkan Belajar Bersama TVRI

Berdaulat.id - Guna menjangkau mereka yang berada di daerah tanpa jaringan internet, Senin ini Mendikbud memenuhi saran Komisi X DPR RI meluncurkan...

Berdaulat.id – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali melakukan ekspor biji pala ke Vietnam menyusul permintaan dari negara tersebut cukup tinggi pada September 2020.

“Permintaan yang cukup tinggi akan komoditas biji pala dari Vietnam, masih dapat dipenuhi oleh pengekspor asal Sulut,” kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Darwin Muksin, di Manado, Kamis.

Darwin mengatakan pada akhir September telah diekspor biji pala ke Vietnam sebanyak 43,5 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 149.000 dolar AS.

Pasar Vietnam masih sangat terbuka untuk pengiriman biji pala asal Sulut, katanya, karena masyarakat di sana sangat meminati pala asal Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) ini.

“Kualitas biji pala Sitaro memiliki ciri khas tertentu yang membedakan dari pala daerah lain,” kata Darwin.

Dia mengatakan pala asal Sulut dinyatakan salah satu yang terbaik di dunia, sehingga pasar Asia dan  Eropa sangat meminatinya. Selain Italia yang menjadi tujuan ekspor pala, negara Eropa lainnya adalah Belanda, Jerman, dan Inggris.

“Kami harap petani dan pengekspor dapat memanfaatkan peluang ini, dengan meningkatkan produksi dan kualitas produk,” jelasnya.

Untuk masuk pasar internasional, lanjut dia, ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi dan selama ini produk pala Sulut sudah mampu memenuhinya persyaratan itu sehingga kegiatan ekspor berjalan dengan baik.

Pemerintah, katanya, akan terus memfasilitasi para pengekspor Sulut dalam pengurusan Surat Keterangan Asal (SKA) dan dokumen lainnya guna kelancaran ekspor.

Juga, katanya, fasilitasi pelatihan dan pembinaan akan selalu dilakukan pemerintah agar para pengekspor Sulut semakin berkualitas.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Aktivis KAMI Diborgol, Lieus: Polisi Stop Jadi Alat Kekuasaan

Berdaulat.id - Perlakuan polisi terhadap sejumlah aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), yakni Sekretaris Komite Eksekutif KAMI, Syahganda Nainggolan, deklarator KAMI, Jumhur...

Jakarta Di Guyur Hujan Lebat

Berdaulat.id-Hujan deras disertai angin kencang dan petir/kilat mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta sore ini.Jumat (16/10/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan...

DPR Minta Wartawan Bangun Citra Positif Kinerja Parlemen

Berdaulat.id - Anggota Komisi VIII DPR Ali Taher Parasong,Wakil Ketua BURT DPR RI A. Dimyati Natakusumah, Kepala Persidangan Ibu Damayanti, Kepala Biro...

Hamburkan Uang Negara, Pertamina Didesak Batalkan Pembentukan Subholding

Berdaulat.id - Pembentukan subholding di PT Pertamina menjadi sorotan banyak pihak. Pasalnya, dalam pembentukan subholding-subholding tersebut, Konsultan Pertamina yakni Price Waterhouse Coopers...

Sedekah Sahabat Bantu Permudah Hidup Anak Yatim & Dhuafa

Sedekah tidak hanya bermanfaat untuk orang lain, tapi juga bermanfaat untuk diri kita sendiri. Diantara keutamaan bersedekah adalah menjadikan usia kita menjadi...