29.1 C
Luwuk
Kamis, April 22, 2021

Sesuai Permintaan Vietnam, Pemerintah Ekspor Biji Pala

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Forum Legislasi DPR “UU Pilkada Dan Kekhawatiran Menguatnya Dinasti Politik “

Berdaulat.id - Diskusi Forum Legislasi diselenggrakan Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerjasama dengan Pemberitaan DPR dengan tema "UU Pilkada dan...

Askar Kauny Resmikan Rumah Tahfizh KQS Ke-437

Berdaulat.id, BANDUNG BARAT - Yayasan Askar Kauny (YAK) membuka rumah tahfizh Kauny Quranic School (KQS) Birrul Abror...

Sabhara Polres Banggai Cek Kesiapan Sarpras Jelang Pilkada 2020

Berdaulat.id - Dalam rangka menjelang pengamanan Pilkada serentak tahun 2020, Kasat Sabhara Polres Banggai Iptu Jimyarto Anansim SH, melakukan pemeriksaan dan pengecekan...

FPKS: Perppu Corona Dapat Hilangkan Fungsi Anggaran DPR

Berdaulat.id - Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI Mulyanto menilai, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penanggulangan COVID-19...

Berdaulat.id – Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kembali melakukan ekspor biji pala ke Vietnam menyusul permintaan dari negara tersebut cukup tinggi pada September 2020.

“Permintaan yang cukup tinggi akan komoditas biji pala dari Vietnam, masih dapat dipenuhi oleh pengekspor asal Sulut,” kata Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Darwin Muksin, di Manado, Kamis.

Darwin mengatakan pada akhir September telah diekspor biji pala ke Vietnam sebanyak 43,5 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar 149.000 dolar AS.

Pasar Vietnam masih sangat terbuka untuk pengiriman biji pala asal Sulut, katanya, karena masyarakat di sana sangat meminati pala asal Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang dan Biaro (Sitaro) ini.

“Kualitas biji pala Sitaro memiliki ciri khas tertentu yang membedakan dari pala daerah lain,” kata Darwin.

Dia mengatakan pala asal Sulut dinyatakan salah satu yang terbaik di dunia, sehingga pasar Asia dan  Eropa sangat meminatinya. Selain Italia yang menjadi tujuan ekspor pala, negara Eropa lainnya adalah Belanda, Jerman, dan Inggris.

“Kami harap petani dan pengekspor dapat memanfaatkan peluang ini, dengan meningkatkan produksi dan kualitas produk,” jelasnya.

Untuk masuk pasar internasional, lanjut dia, ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi dan selama ini produk pala Sulut sudah mampu memenuhinya persyaratan itu sehingga kegiatan ekspor berjalan dengan baik.

Pemerintah, katanya, akan terus memfasilitasi para pengekspor Sulut dalam pengurusan Surat Keterangan Asal (SKA) dan dokumen lainnya guna kelancaran ekspor.

Juga, katanya, fasilitasi pelatihan dan pembinaan akan selalu dilakukan pemerintah agar para pengekspor Sulut semakin berkualitas.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Kamus Sejarah Indonesia Jilid I & II Beredar di Olshop

Fikri Faqih: “Bila tidak dilarang, berarti benar adanya” Berdaulat.id, Wakil Ketua Komisi X DPR...

Muslimah Wahdah Siap Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Berdaulat.id, Bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk merefleksikan diri untuk hijrah ke arah yang lebih baik. Tidak...

Artikel Ramadhan 9 : Definisi, Dalil, dan Hukum I’tikaf

I’tikaf (Bagian 1) Berdaulat.id, Definisi, Dalil, dan Hukum I’tikaf Definisi

Rakor Lintas Sektoral Jelang Idul Fitri, Kapolri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Berdaulat.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal asas Salus Populi Suprema Lex Esto atau...

Pre Order Mud

Berdaulat.id, MUD adalah alat ukur yang dikenal dalam syariat Islam untuk beberapa pengukuran. Anas...