29.1 C
Luwuk
Sabtu, Februari 27, 2021

Siang dan Malam Relawan Rumah Zakat Banggai Distribusi Sembako di Posko Pengungsian

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Kekurangan Cairan, Ini yang Akan Terjadi Pada Tubuh

Berdaulat.id - Tubuh manusia sekitar 70 persennya berupa cairan. Itulah mengapa dalam sehari kita disarankan untuk dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan...

PSBB Total Kembali Diberlakukan di Jakarta

Berdaulat.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi "menginjak rem darurat" yang mencabut kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi dan memberlakukan...

Lima Wilayah DKI Jakarta Di Semprot Disinfektan.

Berdaulat. id. - Pemeritah Provinsi DKI Jakarta melakukan penyemprotan cairan disinfektan di beberapa jalan di lima wilayah kota di Provinsi DKI Jakarta....

Target KPU 77,5 Persen Suara pada pilkada 2020 Dinilai Tinggi

Berdaulat.id - Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memberikan target partisipasi...

Berdaulat.id, Hari kedua setelah sampai di Mamuju, Relawan Rumah Zakat langsung mendistribusikan sembako bantuan kemanusiaan dari pemerintah dan masyarakat Kabupaten Banggai. Setelah melaksanakan salat subuh berjamaah, aksi pendistribusian langsung dimulai. Setelah berkoordinasi dengan Posko Induk Rumah Zakat Action yang berada di Mamuju, fokus aksi adalah mendistribusikan sembako di beberapa titik pengungsian yang ada di sekitar kota Mamuju.

Kondisi kota Mamuju belum sepenuhnya pulih. Listrik baru menyala di sebagian wilayah saja. Wilayah yang lain masih terputus. Fasilitas air bersih juga belum lancar. Masyarakat masih mengandalkan suplai air bersih dari truk-truk air. Untuk kebutuhan minum dari air mineral hasil bantuan. Aktivitas keseharian juga belum normal seperti semula. Trauma gempa masih terasa.

Beberapa aksi penjarahan bantuan juga masih menjadi cerita yang belum selesai. Banyak relawan kemanusiaan dari lembaga lain yang menceritakan bantuan mereka yang dijarah oleh masyarakat saat memasuki kota Mamuju.

Masyarakat rata-rata memilih lokasi pengungsian di daerah yang agak tinggi. Terkonsentrasi di wilayah dekat gunung, lapangan terbuka, atau di kantor-kantor pemerintahan. Sekalipun ada di antara para pengungsi yang rumahnya masih utuh dan tidak hancur, mereka tetap memilih bermukim sementara di tempat pengungsian karena takut ada gempa susulan. Terutama mereka yang tinggal di sepanjang bibir pantai kota Mamuju.

Ada juga yang saat malam menginap di lokasi pengungsian dan siangnya balik ke rumah masing-masing. lokasi pengungsian tersebar dan tidak terpusat di satu lokasi yang sama. Kondisi tempat pengungsian juga sangat miris. Banyak yang menggunakan terpal seadanya dan dihuni oleh belasan orang. Menumpuk jadi satu dalam satu tenda yang sama. Fasilitas MCK juga sudah ada. Sekalipun belum memadai. Para pengungsi dalam tenda menggunakan alas seadanya yang bisa dibawa dari rumah. Atau yang sempat terselamatkan.

Di musim hujan seperti sekarang, banyak yang tidak memiliki selimut. Untuk mengusir dingin hanya menggunakan sarung atau kain seadanya.

Terlihat wajah-wajah bahagia dan penuh kesyukuran dari para pengungsi yang telah diberikan sembako. Mereka bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian pemerintah dan masyarakat Banggai yang telah memberikan kebutuhan makan dan minum bagi mereka melalui Rumah Zakat Banggai. Ada yang bahkan menangis. Betapa tidak. Karena Banggai yang berada jauh dari Mamuju, terletak di wilayah Timur Sulawesi, justru menempuh perjalanan selama 2 hari 2 malam, sampai ke wilayah Barat Sulawesi untuk memberikan bantuan kemanusiaan.

“Terima kasih masyarakat Banggai, terima kasih Rumah Zakat” kalimat inilah yang selalu mereka sampaikan kepada relawan yang telah mendistribusikan sembako. Tidak lupa relawan meminta pengungsi yang telah diberikan sembako untuk mendoakan para donatur yang telah memberikan bantuan.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

JAKARTA—Direktur Baitul Wakaf Rama Wijaya mengungkapkan wakaf bisa dilakukan berbagai kalangan. Tua dan muda, laki-laki dan perempuan,...

KA SPN Polda Sulteng Gelar Supervisi PJJ di Mapolres Banggai

Kepala Sekolah Polisi Negara (KA SPN)Polda Sulteng Kombea Pol Hery Nooryanto SIK, menggelar supervisi Pembelajaran Jarak Jauh...

Laznas PPPA Daarul Qur’an Jadi Pelopor Sustainability Report Pada Gerakan Filantropi Islam

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) PPPA Daarul Qur'an menjadi pelopor sustainability report atau laporan keberlanjutan di dunia...

Tolak Zuhairi Misrawi

by M Rizal Fadillah Pengajuan Zuhairi Misrawi sebagai Duta Besar Saudi Arabia terus menuai...

Pemantapan Komunikasi Publik, Konferensi Pers Polda Sulteng Hadirkan Interpreter

Berdaulat.id, Palu Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Konferensi Pers yang diselenggarakan Polda Sulawesi Tengah pagi ini, Kamis...