29.1 C
Luwuk
Sabtu, November 21, 2020

Soal Kabar Presiden Jokowi akan ‘Reshuffle’ 18 Menteri, Mensesneg: Tidak Benar

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Secara Berturut-turut, Kemendag Raih WTP

Berdaulat.id - Kementerian Perdagangan kembali menerima penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian/Unqualified Opinion (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pemeriksaan Laporan Keuangan...

Turnamen Golf US Women’s Open Digelar Tanpa…

Berdaulat.id - Asosiasi golf Amerika Serikat (USGA) memastikan turnamen golf US Women’s Open tahun ini akan diselenggarakan tanpa kehadiran penonton di Champions...

Ombudsman Sarankan Pemerintah Lakukan Investigasi Keluhan Tagihan Listrik

Berdaulat.id - Anggota Ombudsman Republik Indonesia La Ode Ida menyarankan pemerintah melakukan investigasi lebih jauh untuk mengetahui apa sesungguhnya yang menyebabkan warganet...

Sedekah Sahabat Bantu Permudah Hidup Anak Yatim & Dhuafa

Sedekah tidak hanya bermanfaat untuk orang lain, tapi juga bermanfaat untuk diri kita sendiri. Diantara keutamaan bersedekah adalah menjadikan usia kita menjadi...

Berdaulat.id – Menteri Sekretaris Negara Pratikno membantah kabar yang mengatakan Presiden Joko Widodo akan merombak (reshuffle) 18 menteri dalam kabinet Indonesia Maju.

“Jadi kita semua terkejut dengan rilis yang mengatakan ada 18 menteri yang akan ‘di-reshuffle’. Itu tidak benar,” kata Pratikno di Jakarta, Sabtu (22/8/20).

Diketahui, sebelumnya Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menyatakan telah mendapat informasi bahwa Presiden Jokowi akan “me-reshuffle” 18 menteri setelah pergantian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Tidak benar kita akan melakukan ‘reshuffle’, (tidak benar) Pak Presiden akan melakukan ‘reshuffle’ besar-besaran karena Pak Presiden selalu perintahkan kepada menteri untuk fokus bekerja, fokus menyelesaikan krisis, dan fokus membajak momentum krisis ini untuk menjadi lompatan kemajuan di segala bidang,” ungkap Pratikno.

Menurut Pratikno, para menteri di Kabinet Indonesia Maju saat ini berkonsentrasi luar biasa untuk menghadapi krisis kesehatan dan krisis perekonomian akibat pandemi COVID-19.

“Semuanya bekerja keras, baik itu menterinya seluruh jajaran kabinet beserta birokrasi-birokrasi di bawahnya dan kita juga tahu ada dukungan luar biasa dari lembaga-lembaga negara lain termasuk DPR,” terang Pratikno.

Pratikno menegaskan bahwa seluruh kabinet beserta jajaran di bawahnya fokus untuk bekerja di tengah pandemi.

“Jadi itu yang sudah disampaikan Pak Presiden kepada saya juga, karena saya juga mengkonfirmasi perihal ini kepada beliau kemarin,” tambah Pratikno.

Dia pun meminta kepada menteri-menteri yang diisukan akan ‘direshuflle’ agar fokus ke tugas masing-masing.

“Saling bersinergi, saat ini rakyat Indonesia membutuhkan kecepatan kerja pemerintah dengan seluruh jajarannya dan juga dengan seluruh komponen bangsa agar kita bisa segera keluar dari krisis,” tegas Pratikno.

Fokus tersebut dibutuhkan agar Indonesia dapat segera keluar dari krisis kesehatan dan krisis ekonomi karena COVID-19.

“Krisis kesehatan segera selesai, krisis perekonomian segera selesai, dan justru kita sekali lagi melakukan lompatan kemajuan ke depan. Jadi tolong kita semuanya fokus untuk bekerja,” tegas Pratikno.

Dalam rilis yang disampaikan IPW, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menpora Zainudin Amali, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, Menaker Ida Fauziyah, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Mensos Juliari P Batubara akan ‘di-reshuffle’.

Kemudian ada Menteri Kominfo Johnny G Plate, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dan Kepala Bulog Budi Waseso yang akan diganti. []

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Berencana Dirikan BLK, Gubernur Gorontalo Kunjungi BLK Lembang Dan Bandung

Berdaulat.id -Balai Latihan Kerja (BLK) Cikole Lembang, Bandung, mendapat kunjungan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibibe, Jumat (20/11/2020). Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan, Budi Hartawan,...

Ini Permintaan Gubernur Sulteng pada Presiden

Berdaulat.id - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola memohon kepada Presiden Joko Widodo agar memperpanjang masa rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana gempa...

Wakil Ketua DPR Harap UU Ciptaker Dipahami Secara Utuh

Berdaulat.id - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Aziz Syamsuddin meminta masyarakat untuk memahami Omnibus Law UU Cipta Kerja secara utuh...

Israel dan Bahrain Sepakat Soal Ini

Berdaulat.id - Israel dan Bahrain akan segera saling membuka kedutaan besar, kata menteri luar negeri mereka, Rabu (18/11). Kedua...

Target KPU 77,5 Persen Suara pada pilkada 2020 Dinilai Tinggi

Berdaulat.id - Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memberikan target partisipasi...