29.1 C
Luwuk
Kamis, Februari 25, 2021

Soal Kerumunan Masa FPI, Di Bareskrim Ini yang Di Katakan Ridwan Kamil

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Menkominfo Apresiasi Kerja Para Jurnalis di Tengah Pandemi

Berdaulat.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G Plate menyampaikan apresiasi kepada para jurnalis yang tetap bekerja selama pandemi virus corona.

Diduga Lakukan Pelecehan Marga Latuconsina, Andre Taulany Dan Rina Nose Dipolisikan

Berdaulat.id - Artis dan Presenter terkenal Andre Taulany dan Rina Nose kembali masuk dalam pusaran hukum. Kali ini mereka dilaporkan ke Polda...

UNICEF Prediksi Jumlah Anak Kekurangan Gizi di Yaman Naik Jadi 2,4 Juta

Berdaulat.id - Badan PBB yang mengurusi anak-anak, UNICEF melaporkan, jumlah anak-anak yang kekurangan gizi di Yaman kemungkinan meningkat menjadi 2,4 juta pada...

WMI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Banjir Kalimantan Selatan

Berdaulat.id, Wahana Muda Indonesia (WMI) Kembali menyalurkan Bantuan Logistik Kemanusiaan untuk saudara-saudara Kita yang terdapak banjir di...

Berdaulat.id – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa masyarakat tetap boleh berkegiatan selama masa pandemi COVID-19 asalkan menaati Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Pemerintah mengizinkan masyarakat untuk berkegiatan, asal AKB. Maulidan boleh asal AKB, maksimal 50 orang, sisanya secara virtual. Pernikahan boleh tapi maksimal 30 orang, lainnya memberi selamat via ponsel,” kata Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat.

Emil mengajak semua pihak untuk mengambil hikmah dari kasus pelanggaran protokol kesehatan seperti kerumunan di Megamendung, Jawa Barat agar kedepannya semua pihak bisa kompak menaati protokol kesehatan demi memutus penularan COVID-19.

“Jangan seperti yang terjadi sekarang (kasus Megamendung). Beribu-ribu orang berkerumun, akibatnya lima orang kena COVID-19, dua Kapolda digeser (mutasi jabatan) akibat tindakan-tindakan tidak taat (protokol kesehatan),” katanya.

Gubernur Jabar itu meminta semua pihak untuk berempati kepada para polisi, dokter dan tenaga kesehatan atas upaya mereka memutus penularan COVID-19 selama hampir sembilan bulan ini.

“Kasihanilah, empatilah kepada polisi dan keluarganya, dokter, tenaga kesehatan. Sudah lebih dari 120 dokter meninggal dunia (karena COVID-19). Jangan kita keukeuh menganggap kegiatan harus seperti dulu (sebelum pandemi),” katanya.

Pada Jumat, Emil dimintai keterangan di Bareskrim Polri selama tujuh jam seputar tanggung jawabnya sebagai Gubernur Jabar serta Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat, terhadap terjadinya kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam kerumunan massa jumlah besar pada acara tabligh akbar Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Shihab di Megamendung.

Imbas dari kerumunan tabligh akbar di Megamendung itu menyebabkan Irjen Pol Rudy Sufahriadi dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolda Jabar karena dianggap tidak mampu menegakkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 di wilayah hukumnya.

Rudy dimutasi menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri. Sementara kursi Kapolda Jabar kini digantikan oleh Irjen Pol Ahmad Dofiri.[]

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Pemantapan Komunikasi Publik, Konferensi Pers Polda Sulteng Hadirkan Interpreter

Berdaulat.id, Palu Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Konferensi Pers yang diselenggarakan Polda Sulawesi Tengah pagi ini, Kamis...

OJK Diminta Segera Setujui Pencairan Kelebihan Dana Cadangan Bumiputera

Berdaulat.id, Jakarta – Kasus gagal bayar nasabah atau pemegang polis Asuransi Jiwa Bersama Bumiputera tak kunjung tuntas...

Dukung Pemulihan Pasca Gempa, Wahdah Islamiyah Serahkan Ambulance ke Sulawesi Barat

Berdaulat.id, Mamuju - Pengurus pusat Wahdah Islamiyah melakukan serah terima satu unit mobil ambulance kepada pengurus wilayah...

Mentan SYL : Untuk Ekspor Komoditas Pertanian Terobos Dulu, Kami Siap Backup

Berdaulat.id, Jakarta – Untuk pertama kalinya komoditas produk olahan unggas dan sapi asal Indonesia berhasil menembus pasar...

Wujudkan Transparansi, Kapolri Launcing Aplikasi Dumas Presisi

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi...