29.1 C
Luwuk
Jumat, Januari 22, 2021

Soal Pencopotan Kapolres Bgor Ini Kata Bupati Ade Yasin

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Jakarta Di Guyur Hujan Lebat

Berdaulat.id-Hujan deras disertai angin kencang dan petir/kilat mengguyur sejumlah wilayah DKI Jakarta sore ini.Jumat (16/10/2020). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan...

Demi UMK, LKPP Lakukan Ini

Berdaulat.id - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) mendorong agar belanja pengadaan untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) ditingkatkan lagi dalam rangka...

Partai Gelora Indonesia Sambangi Ketua MPR Bambang Soesatyo

Berdaulat.id - Ketua Umum DPN Partai Gelora, Anis Matta, Sekretaris Umum Partai Gelora Indonesia, Mahfuz Sidik, dan pimpinan lainnya melakukan safari politik...

DPR Bentuk Satgas Covid 19

Berdaulat.id - Menghadapi pandemi Covid-19, para anggota DPR bersatu dan bergotong royong membentuk SATGAS LAWAN COVID-19. “Satgas ini membantu Pemerintah dalam mempercepat...

Berdaulat.id – Bupati Bogor, Jawa Barat Ade Yasin angkat bicara mengenai pencopotan AKBP Roland Ronaldy dari jabatan Kapolres Bogor akibat kerumunan Front Pembela Islam (FPI) di Megamendung, Kabupaten Bogor pada Jumat, 13 November 2020.

“Kondusivitas Kabupaten Bogor terjaga dengan kehadiran beliau. Masyarakat Bogor merasa kehilangan, dengan sosok beliau yang diterima semua kalangan,” ujar Ade Yasin saat dihubungi di Bogor, Senin.

Menurutnya, meski pada saat itu Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor tidak menerima permohonan izin dari penyelenggara kegiatan, tapi ia bersama kapolres dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor mengaku tetap berkoordinasi.

“Beliau (AKBP Roland, Red) sosok humanis, selalu sinergis dengan forkopimda dalam menangani permasalahan, khususnya COVID-19,” kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu pula.

Ade Yasin menyebutkan, saat itu Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor sudah melakukan upaya preventif dengan menyiagakan petugas gabungan pada acara peletakan batu pertama masjid di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariat yang berlokasi di Bogor yang dihadiri Imam Besar FPI Rizieq Shihab.

Ia pun mengaku akan memenuhi panggilan Polda Jabar setelah sembuh dari COVID-19, untuk memberikan klarifikasi terkait kerumunan yang terjadi di Megamendung, Bogor.

Ade Yasin dan putri sulungnya Nadia Hasna Humairah terkonfirmasi COVID-19 sejak Rabu (18/11), setelah melakukan tes usap atau swab test pada Minggu (15/11).

Keduanya hingga kini melakukan isolasi mandiri bersama di sebuah kamar di kediamannya, Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

BNPB : Sebanyak 185 Bencana Terjadi Hingga Minggu Keempat Januari 2021

Berdaulat.id, JAKARTA – BNPB mencatat sebanyak 185 bencana terjadi sepanjang 1 hingga 21 Januari 2021. Data per...

Siang dan Malam Relawan Rumah Zakat Banggai Distribusi Sembako di Posko Pengungsian

Berdaulat.id, Hari kedua setelah sampai di Mamuju, Relawan Rumah Zakat langsung mendistribusikan sembako bantuan kemanusiaan dari pemerintah...

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Berdaulat.id, MAKASSAR—Pada masa pandemi Covid-19 ini, banyak usaha atau bisnis yang tidak mampu bertahan, mengurangi produksi dan...

Gempa Mamuju dan Majene, Laznas WIZ Salurkan Bantuan Makanan Siap Saji dan Bahan Pokok

Berdaulat.id, Relawan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bergerak cepat menyalurkan bantuan awal tanggap darurat bagi para korban...

WIZ Distribusikan Bantuan Sembako di Area Pesisir Kota Mamuju

Berdaulat.id, Direktur Program dan Pemberdayaan Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) Ridwan Umar mengatakan pihaknya sudah melakukan identifikasi...