29.1 C
Luwuk
Kamis, April 22, 2021

Syakir Daulay Didaulat Jadi Duta Wakaf

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Ditahan Sevilla, Posisi Barca Teramcam Diklasmen Laliga

Berdaulat.id - Barcelona terancam digusur posisinya dari puncak klasemen Liga Spanyol oleh Real Madrid setelah main imbang 0-0 kontra Sevilla dalam laga...

Kamus Sejarah Indonesia Jilid I & II Beredar di Olshop

Fikri Faqih: “Bila tidak dilarang, berarti benar adanya” Berdaulat.id, Wakil Ketua Komisi X DPR...

Silaturahmi ke Ketua MUI Sulsel, Kapolri : Dukungan Ulama Sangat Penting Untuk Menjaga Kamtibmas

Berdaulat.id, MAKASSAR- Setelah memberikan arahan kepada para pejabat utama Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Kapolri Jenderal Polisi Listyo...

Komisi I DPR Kecam Aneksasi Israel Di Palestina

Berdaulat.id - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid didampingi Wakil Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari dan sejumlah anggota...

JAKARTA—Direktur Baitul Wakaf Rama Wijaya mengungkapkan wakaf bisa dilakukan berbagai kalangan. Tua dan muda, laki-laki dan perempuan, kaya dan miskin bisa berwakaf. Hanya saja, saat ini kebanyakan kelompok yang berwakaf adalah para orangtua yang sudah mapan.

“Inilah yang harus diubah. Yang muda juga bisa berwakaf tanpa harus menunggu tua dan mapan,” ujar Rama pada Aksi Wakaf Talk bertema Muda Peduli, Muda Berwakaf yang diselenggarakan Baitul Wakaf secara daring, Kamis (25/2/2021).

Fakta ini menjadi tugas serta pekerjaan rumah nadzir wakaf, termasuk Baitul Wakaf untuk merangkul generasi muda agar terbangun kesadaran berwakaf.

Salah satu cara yang dilakukan Baitul Wakaf adalah dengan merangkul artis muda Syakir Daulay sebagai duta wakaf. Harapannya, Syakir bisa menjadi pendengung wakaf di kalangan generasi muda.

Di tengah kesibukannya, Syakir turut hadir pada Aksi Wakaf Talk memberi testimoni penyemangat. Syakir bercerita pengalamannya ketika ia mengunjungi lokasi wakaf sawah produktif di Bekasi, Jawa Barat yang dikelola Baitul Wakaf.

Wakaf sawah produktif ini nempel dengan pesantren tahfiz yang santrinya dari kalangan yatim dan dhuafa. Hasil sawah inilah yang menghidupi santri-santri.

“Masyaallah ini wakaf sawah, menghidupi santri yatim penghafal Quran,” ujar Syakir.

Dikatakan Syakir, ketika seseorang wakaf pada program ini, maka pahala terus mengalir. “Kita wakaf, pahalanya dapat walaupun kita sedang santai-santai di rumah. Sawah menghasilkan nasi, nasi dimakan santri, santri bertenaga santri menghafal Quran. Dan kita dapat pahala huruf per huruf Alquran yang dibaca santri,” ungkap Syakir.

Aksi Wakaf Talk dihadiri pula Ketua Pemuda Muhammadiyah, Imam Nawawi. Serta hadir pebisnis muda yang menjadi pewakif, yakni Tubagus Wijaya (owner Parfum Gue) dan Sofia Ahmad ( owner Say.id).

Tubagus Wijaya telah mewakafkan sebagian aset perusahaannya. Sedang Sofia, setiap bulan mewakafkan hasil keuntungan penjualan dari platform Say.id sebesar 22 persen.*

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Kamus Sejarah Indonesia Jilid I & II Beredar di Olshop

Fikri Faqih: “Bila tidak dilarang, berarti benar adanya” Berdaulat.id, Wakil Ketua Komisi X DPR...

Muslimah Wahdah Siap Tebar Ifthar di Seluruh Penjuru Nusantara

Berdaulat.id, Bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk merefleksikan diri untuk hijrah ke arah yang lebih baik. Tidak...

Artikel Ramadhan 9 : Definisi, Dalil, dan Hukum I’tikaf

I’tikaf (Bagian 1) Berdaulat.id, Definisi, Dalil, dan Hukum I’tikaf Definisi

Rakor Lintas Sektoral Jelang Idul Fitri, Kapolri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Berdaulat.id, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan soal asas Salus Populi Suprema Lex Esto atau...

Pre Order Mud

Berdaulat.id, MUD adalah alat ukur yang dikenal dalam syariat Islam untuk beberapa pengukuran. Anas...