29.1 C
Luwuk
Minggu, Februari 28, 2021

Tanpa Penonton West Ham Mulai Gusar

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Partai Gelora Indonesia Resmi Daftar ke Kemenkumham Lewat Telekonferensi

Berdaulat.id - Meski wabah covid-19 makin meluas, tidak menyurutkan langkah Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora Indonesia) untuk terus bergerak. Pada selasa siang,...

Maki Serahkan Foto Surat Perjalanan Joko Tjandra Ke Komisi III DPR

Berdaulat.id - Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry didampingi Anggota Komisi III lainnya, Arsul Sani (F-PPP) dan Syarifuddin Suding (F-PAN) saat...

Posko Kemanusiaan WIZ : Silatang Datang Ambil Bantuan Bagi Pengungsi

Masamba – Lembaga Amil Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (Laznas WIZ) membuka posko banjir bandang Lutra pascabanjir bandang meluluhlantakkan sejumlah wilayah di...

ESDM Bentuk Satgas Tata dan Kelola Manajemen

Berdaulat.id - Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM membentuk Satuan Tugas Tata dan Kelola Manajemen Risiko...

Berdaulat.id – West Ham United kehilangan 2 juta poundsterling (sekitar Rp37,5 miliar) per pertandingan karena penonton dilarang menghadiri pertandingan di tengah pandemi COVID-19, kata wakil ketua klub Liga Premier tersebut Karren Brady.

Penonton tidak diizinkan menghadiri pertandingan sejak laga profesional Inggris dilanjutkan kembali pada Juni, menyebabkan klub-klub dalam kesulitan dan tim-tim liga yang lebih rendah membutuhkan paket penyelamatan finansial dari papan atas.

“Ini fatal bagi semuanya. West Ham kehilangan 2 juta pound per pertandingan karena kehilangan pendapatan tiket dan pendapatan perusahaan. Beberapa klub kehilangan sebanyak-banyaknya 10 juta pound per pertandingan,” kata Brady kepada BBC seperti dikutip Reuters, Rabu.

“Semua orang menderita tapi seperti bisnis yang lebih kecil, apakah sepak bola atau bukan sepak bola, mereka tidak mempunyai banyak cadangan uang dan itu lah yang terjadi pada klub-klub sepak bola yang lebih kecil.”

Brady mengatakan ia frustrasi karena stadion-stadion di luar ruang ditutup untuk membatasi penyebaran virus corona baru tapi pertandingan ditayangkan di bioskop, lalu menambahkan bahwa “suasananya menderita” tanpa kehadiran penonton.

“Kami tidak bisa menghadirkan pendukung kami yang secara harfiah membuat sepak bola itu ada, tapi Anda bisa menyaksikan pertandingan di bioskop, O2 dibuka, Royal Albert Hall buka, London Palladium buka tapi tanpa atap, stadion yang bebas-COVID tidak,” tambahnya.

“Kami diminta awal Maret mendatang menjelang kami izinkan suporter masuk. Kami harus melakukan segalanya untuk membuat orang merasa aman, memberi pemerintah keyakinan bahwa kami bisa menyediakan stadion aman COVID-19.”.[]

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Kapolda Sulteng dan Danrem 132 Tadulako Launching Kampung tangguh nusantara di Palu dan Donggala

Berdaulat.id, Palu - Dua petinggi TNI Polri di Sulawesi Tengah hari ini melakukan launching kampung tangguh nusantara...

Waketum MUI Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras

Berdaulat.id, Pemerintah menetapkan industri minuman keras sebagai daftar positif investasi (DPI) terhitung sejak 2021. Sebelumnya, industri tersebut...

Regenerasi Kepemimpinan, FORJIM Akan Gelar Munas II

Berdaulat.id, Jakarta – Masa khidmat Pengurus Pusat Forum Jurnalis Muslim (PP Forjim) Periode 2018-2021 secara resmi telah...

Ketua PKK Provinsi Sulteng Lantik Lima Ketua TP PKK

Berdaulat.id, Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Zalzulmida A Djanggola melantik Ketua TP PKK lima kabupaten...

Lantik Lima Pasang Kepala Daerah, Ini Harapan Gubernur Sulteng

Berdaulat.id, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola melantik lima pasangan calon kepala Daerah terpilih pada Pilkada 2020...