29.1 C
Luwuk
Minggu, November 29, 2020

Target KPU 77,5 Persen Suara pada pilkada 2020 Dinilai Tinggi

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Banggar DPR Sebut Bantuan Dana COVID-19 Akal Bulus Pemerintah Buat Bayar Utang

Berdaulat.id - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Sukamta menyatakan bahwa Pemerintah melakukan akal bulus dalam memberikan bantuan dana dengan total Rp...

Muhammadiyah Minta Bank Syariah Fokus Dorong Usaha Kecil dan Menengah

Berdaulat.id - Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas mengingatkan bank syariah yang dikelola BUMN jangan membiayai korporasi besar tetapi fokus untuk mendorong...

DPR Sebut Rencana New Normal Terburu-buru dan Mengkawatirkan

Berdaulat.id - Pemerintah berencana menjalankan kebijakan kenormalan baru (new normal) dalam mengantisipasi resesi ekonomi di tengah pandemi Covid-19.Rencananya, pemerintah akan melakukan lima...

Komisi Fatwa MUI Imbau Shalat Ghaib untuk Korban COVID-19 yang Wafat

Berdaulat.id - Penyebaran virus Corona atau COVID-19 hinga kini masih belum terkendali. Jumlah korban COVID-19 pun terus bertambah. Karena itu, Komisi Fatwa...

Berdaulat.id – Pengamat politik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang memberikan target partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2020 sebesar 77,5 persen adalah terlalu tinggi.

“Target itu mungkin hanya ukuran Kemendagri, tapi kurang memperhitungkan kondisi masyarakat saat ini,” kata Jerry Massie melalui telepon selulernya, Kamis.

Jerry Massie mempertanyakan, apa pertimbangan dan indikatornya Kemendagri membuat target tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak di 270 daerah, pada 9 Desember 2020, sebesar 77,5 persen.

Jerry melihat, bulan Desember 2020 masih dalam situasi pandemi COVID-19, di mana banyak orang bekerja dari rumah.

Menurut dia, kasus positif COVID-19 masih terus muncul. “Hingga saat ini akumulasi kasus positif COVID-19 sudah mencapai 474.000 kasus, serta kasus positif meninggal dunia sudah sebanyak 15.393 kasus,” katanya.

Jerry memperkirakan, tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2020 akan berbeda dengan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2018 dan pemilu presiden tahun 2019.

“Saya melihat, animo masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada oilkada serentak tahun 2020, akan menurun,” katanya.

Jerry juga membandingkan dengan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2018. Menurut dia, saat itu pemerintah membuat target tingkat partisipasi pemilih 75 persen, tapi realisasinya 73,24 persen. Sedangkan, pada pilkada serentak tahun 2017, realisasinya 74 persen.

“Itu artinya, target 75 persen belum tercapai, Kalau saat ini, targetnya dinaikkan menjadi 77,5 persen, maka sangat sulit dicapai,” katanya.

Menurut Jerry, target tingkat partisipasi pemilih pada pilkada serentak tahun 2020 yang lebih rasional adalah, sekitar 60-70 persen.

“Masyarakat saat ini, lebih fokus pada masalah ekonomi dari pada politik,” katanya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Diduga Rencanakan Pengeboman, Diplomat Iran Jalani Sidang di Belgia

Berdaulat.id - Seorang diplomat Iran, Assadolah Assadi, serta tiga orang warga negara Iran lainnya menjalani sidang di Antwerp, Belgia, pada Jumat atas...

Ke Cengkareng, Kapolda Metro Jaya Bernostalgia

Berdaulat.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang belasan tahun lalu pernah menjabat Kapolsek Kecamatan Cengkareng bernostalgia ke wilayah itu pada Jumat.​​​​​​​Fadil sempat mengunjungi...

Menkop Tekankan UMKM Go Digital

Berdaulat.id - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menekankan dan menerapkan tiga hal dalam upaya mendorong UMKM go digital meliputi kapasitas usaha, kualitas produk,...

Soal Edhy Prabowo, Gerindra Hormati Proses Hukum

Berdaulat.id - Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan Gerindra menghormati proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)...

Bareskrim Tegaskan Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Berdaulat.id - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono mengatakan berkas perkara dua dari 10 orang tersangka kasus pelanggaran...