29.1 C
Luwuk
Senin, Oktober 26, 2020

The Doctor Beri Komentar Sirkuit Portugal

Data Real Time COVID-19

Baca juga

SPASI Surati Presiden Minta Pemerintah Turunkan Biaya Penyebrangan Antar Pulau Jawa dan Sumatra

Berdaulat.id - Serikat Pekerja Angkutan Seluruh Indonesia (SPASI) yang merupakan Pekerja untuk pengiriman barang lintas Pulau Jawa dan Pulau Sumatra mengirim surat...

Harga Rempah-rempah Belum Stabil

Berdaulaut.id - Seiring dengan merebaknya virus korona hingga saat ini membuat harga rempah-rempah utamanya jahe merah terus merangkak naik. Masyarakat banyak mengincar...

Usai Dihentikan, Klub-klub La Liga Spanyol Mulai Jalan Normal

Berdaulat.id - Sepak bola La Liga Spanyol mulai kembali ke jalan normal Senin kemarin ketika penyelenggara menyatakan klub-klub boleh melanjutkan berlatih pekan...

Persiapkan Kartu Prakerja, Menaker Ida Fauziyah Minta Dinas Tenaga Kerja Laporkan Data PHK

Berdaulau.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) se-Indonesia untuk segera menginventarisir data pekerja yang dapat menerima program Kartu Prakerja,...

Berdaulat.id – Juara dunia sembilan kali Valentino Rossi mengungkapkan pendapatnya setelah menjajal Sirkuit Algarve di Portugal di sesi tes resmi bersama sejumlah pebalap MotoGP, Rabu waktu setempat.

Rossi dan rekan satu timnya, Maverick Vinales, mengendarai motor Yamaha YZF-R1 di trek yang lebih dikenal dengan Portimao itu, sedangkan test rider Yamaha Jorge Lorenzo juga ikut ambil bagian, mengendarai mesin MotoGP Yamaha YZR-M1.

Karena alasan regulasi, para pebalap ofisial MotoGP hanya boleh menggunakan mesin Superbike untuk mengenal trek yang bakal menjadi tuan rumah seri pemungkas musim 2020 itu pada 22 November nanti.

“Ini trek yang luar biasa, aku sangat suka karena dari televisi terlihat lebih sulit, tapi sebenanrya lebih baik,” kata Rossi seperti dilansir laman resmi MotoGP.

“Treknya sulit dan teknis dan kalian mendapati tiga atau empat titik yang cukup menakutkan karena terdapat lompatan yang cukup tinggi, tetapi secara umum ini cukup mulus dikendarai, sangat menikmati, jadi aku sangat suka.

Portimao terdiri dari 15 tikungan, sembilan ke kanan dan enam ke kiri, dan memiliki karakteristik perbedaan ketinggian yang cukup kentara sehingga sering disebut “roller coaster kecepatan tinggi” yang sangat menantang untuk para pebalap.

Sirkuit itu akan menjadi trek ke-36 selama karier kompetisi The Doctor.

“Tentunya dengan MotoGP akan lebih sulit karena kalian melaju lebih cepat dengan kecepatan yang lebih tinggi.

“Apakah itu bagus untuk Yamaha, jujur, aku tidak tahu, semoga. Kami perlu mencoba motornya untuk mengetahuinya.

“Dan tentunya di tiga, empat titik dengan elevasi yang tinggi, akan sulit untuk tetap berada di trek dengan mesin MotoGP,” kata The Doctor.

Sementara itu Lorenzo ditugasi untuk mengambil data menggunakan mesin MotoGP untuk tim pabrikan Yamaha yang bisa mereka gunakan untuk mempersiapkan diri pada balapan November nanti.

Lorenzo akan meneruskan programnya pada Kamis di hari kedua tes Portimao, sedangkan Vinales dan Rossi kembali ke Le Mans untuk mempersiapkan diri berlaga di Grand Prix Prancis akhir pekan ini.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Djoko Tjandra Jalani Sidang Perdana 2 November 2020

Berdaulat.id - Terpidana kasus cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra akan segera menjalani sidang perdana bersama dengan empat orang tersangka lainnya pada...

Bamsoet Apresiasi Bareskrim Tetapkan Tersangka Kebakaran Gedung Kejagung

Berdaulat.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengapresiasi kinerja Bareskrim Polri dalam menetapkan delapan orang tersangka penyebab kebakaran gedung Kejaksaan Agung yang...

Menaker Ida Ajak Pelaku Wirausaha Kembangkan Platform Digital Modern

Berdaulat.id - Perkembangan teknologi dan platform digital yang tumbuh pesat di Indonesia harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil,...

BTN Resmikan Kantor Cabang Pembantu Di PUPR

Berdaulat.id - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Pahala N. Mansury (kanan) bersama Sekjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat...

Kena Kanker Kulit, Warga Toili Butuh Bantuan

Toili - Sri Wahyuni, 51 tahun, warga Desa Sentral Timur Kecamatan Toili telah cukup lama merasakan sakit yang perih di wajahnya. Bermula...