29.1 C
Luwuk
Senin, April 19, 2021

Turki bantah mengirim petempur Suriah ke Azerbaijan

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Wakil Ketua MPR RI: Saya Bangga Warga Pesantren Sangat Menjiwai Pancasila

Berdaulat.id - Wakil Ketua MPR Dr. H. Sjarifuddin Hasan, MM, MBA menyatakan rasa bangganya kepada warga pondok pesantren terutama para santri yang...

Menteri Kelautan Buka Keran Eksport Benih lobster

Berdaulat.id - Komisi IV DPR RI menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Kelautan dan Perikanan membahas Progress Report mengenai Program Strategis Kementerian dalam...

Dalam Upaya Pemulihan Ekonomi, Iuaran Jamsostek Pekerja Hampir Gratis

Berdaulat.id - Pemerintah memberikan keringanan iuran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan hingga hampir gratis atau keringanan iuran 99 persen namun tanpa mengurangi manfaat...

Tarif Tol Cipularang dan Padaleunyi Naik, Syaikhu: Tunda, Waktunya Tidak Tepat!

Anggota Komisi V DPR RI Ahmad Syaikhu meminta pemerintah menunda kenaikan tarif dua ruas jalan tol. Yakni Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).

Berdaulat.id – Pemerintah Turki pada Selasa membantah laporan bahwa pihaknya mengirim petempur Suriah untuk membantu sekutunya Azerbaijan melawan pasukan Armenia terkait wilayah Nagorno-Karabakh.

Turki menyebut tudingan tersebut sebagai bagian dari upaya Armenia untuk membuat “propaganda kelam” mengenai Turki.

Pada Senin Duta Besar Armenia untuk Rusia mengatakan Turki telah menerjunkan sekitar 4.000 petempur dari Suriah utara, yang dikendalikan oleh Turki, ke Azerbaijan dan bahwa mereka terlibat dalam permusuhan di Nagorno-Karabakh.

Dua kombatan Suriah juga mengatakan kepada Reuters bahwa Ankara sedang mengirim petempur dari kelompok yang bersekutu dengan Turki di Suriah utara untuk mendukung Azerbaijan.

Puluhan orang dilaporkan tewas dan ratusan orang lainnya terluka semenjak bentrokan pasukan Azerbaijan dan Armenia meletus pada Minggu dalam perang kawasan terparah sejak 1990an. Pada Selasa Armenia menuding Turki menembak jatuh pesawat tempur Armenia, tudingan yang dibantah oleh Ankara maupun Baku.

Juru bicara Partai AP pimpinan Presiden Turki Tayyip Erdogan, Omer Celik, menepis semua laporan tersebut.

“Tuduhan bahwa Turki menembak jatuh pesawat tempur tidak benar, itu bohong. Seperti tuduhan bahwa Turki mengirim petempur ke wilayah tersebut. Kedua tuduhan itu bohong,” kata Celik saat konferensi pers di Ankara.

Ia menambahkan bahwa Yerevan membuat pernyataan tersebut “untuk menutupi permusuhan mereka sendiri, dan berupaya menciptakan payung propaganda kelam mengenai Turki.”

Turki menjanjikan dukungan penuh untuk etnik Turki Azerbaijan dan menuduh Armenia menduduki lahan Azerbaijan di wilayah Nagorno-Karabakh, yang berada di Azerbaijan namun dikuasai oleh etnik Armenia dengan dukungan Yerevan.

Pada Selasa Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa Turki bersama dengan Azerbaijan “di meja perundingan dan di lapangan.”

Sumber: Reuters

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Partai Gelora: Teruslah berkolaborasi, hanya soal waktu

Berdaulat.id, Keyakinan kita dengan narasi baru dalam berpolitik, harus menghujam kuat dalam sikap, tindakan dan Aksi aksi...

Partai Gelora Sambut Baik Keputusan AS Tarik Mundur Pasukannya dari Afghanistan setelah 20 Tahun

Berdaulat.id, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyambut baik keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menarik 9.600...

Partai Gelora: Mengokohkan Identitas Sebagai Partai Nasionalis, Religius, dan Millenial

Berdaulat.id, Lahir di tengah krisis, partai baru tentu punya PR yang amat besar. Dengan...

Audiensi dengan Ketua SKK Migas, Kapolri Tekankan Pendampingan Untuk Sehatkan Iklim Investasi

Berdaulat.id, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audiensi dengan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan...

Didera Kasus Hukum, Habib Rizieq Shihab Malah Sukses Raih Gelar Doktor dari Universiti Sains Islam Malaysia

Berdaulat.id, JAKARTA – Imam Besar Front Persatuan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab lulus dari ujian program doktoral...