29.1 C
Luwuk
Sabtu, November 28, 2020

Wakil Ketua MPR RI Sebut Empat Pilar MPR Bukan Soal Pemahaman Tapi Praktik Sehari-hari

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Pengumuman Lomba Baca Puisi Jurnalis Golkar

Berdaulat.id- Dalam sambutan pada acara pengumuman pemenang lomba baca puisi dalam rangka menyambut HUT Partai Golkar ke 56, Wakil Ketua Koordinator Bidang...

Empat Orang Calon Jemaah Haji Sulsel Tarik Biaya Perjalanan Haji

Berdaulat.id - Empat Jamaah Calon Hai (JCH) Sulawesi Selatan telah mengajukan permohonan penarikan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) atau setoran pelunasannya karena...

Lawan Kebangkitan Ideologi PKI Lewat RUU HIP, MUI Pasang Badan

Oleh : Tony Rosyid Sudah keterlaluan! Begitulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan MUI melalui maklumatnya. Revisi UU KPK, MUI...

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid : Mengkawatirkan Masa Pandemi Terjadi Krisis Pendidikan

Berdaulat.id - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid berharap para doktor dan ilmuwan di Indonesia berkonstribusi menghadapi pandemi...

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan pemahaman Empat Pilar MPR di pondok pesantren sudah mengakar. Namun para santri harus tetap diingatkan bahwa Empat Pilar MPR bukan soal pemahaman melainkan soal praktik sehari-hari. Para santri harus mempraktikan nilai Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari.

“Bagi Nahdlatul Ulama (NU) dan santri, Empat Pilar MPR sudah final dan tidak dipersoalkan lagi. Kiai dan santri NU punya andil dalam perjuangan Indonesia merdeka,” kata Gus Jazil, sapaan Jazilul Fawaid, dalam Silaturahim Alim Ulama dan Temu Tokoh Kebangsaan di Pondok Pesantren Raudhatut Tullab, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (26/9/2020).

Gus Jazil menjelaskan mengapa Empat Pilar MPR bagi NU sudah final. “K.H. Hasyim Asy’ari, pendiri NU, adalah peletak dasar nasionalisme Indonesia. Sudah ada karya K.H. Hasyim Asy’ari yang menunjukkan hal itu. NU sebagai organisasi yang didirikan beliau tentu warganya memiliki cara pandang terhadap kebangsaan dengan agama itu yang tidak dipertentangkan. Bahkan agama dan negara saling menguatkan. Itulah cara pandang NU,” terangnya.

“Kenapa disebut final? Karena memang nilai-nilai empat pilar yang ada sama sekali tidak bertentangan dengan pandangan ahlussunnah wal jamaah. Atau pandangan pesantren dan nahldatul ulama, tidak ada satu pun yang bertentangan. Makanya disebut final,” tambahnya.

Meski demikian, Gus Jazil berpendapat Sosialisasi Empat Pilar MPR (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) harus tetap diinternalisasikan di kalangan santri pondok pesantren. “Jangan sampai Empat Pilar yang sudah dianggap final itu tidak disosialisasikan di pesantren. Nanti pesantren merasa diabaikan. Jadi proporsional saja,” ujarnya.

Pada dasarnya, lanjut Gus Jazil, pemahaman Empat Pilar MPR sudah mengakar di pondok pesantren. Namun, para santri perlu diingatkan kembali soal Empat Pilar MPR. “Karena Empat Pilar MPR bukan hanya soal pemahaman, tapi soal praktik nilai-nilai Empat Pilar sehari-hari. Jadi para santri juga mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar di pesantren,” tuturnya.

Gus Jazil melanjutkan NU merupakan organisasi yang menyemaikan semangat nasionalisme dan patriotisme. Namun, peran kebangsaan NU belum terlalu besar. Ini bisa dilihat dari belum banyak kader NU yang menjadi pemimpin sebagai kepala daerah baik gubernur, bupati maupun walikota. “Contohnya di Lamongan, sejak reformasi belum pernah dipimpin kader NU. “Artinya, kader dari NU tidak diragukan nasionalisme dan patriotismenya, tetapi perlu untuk diberikan kesempatan untuk menjalankan visinya dalam praktik kepemimpinan menjadi bupati, gubernur, atau di jabatan-jabatan lain,” ucapnya

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Jelang 9 Desember, Masyarakat Diharap tak Pilih Mantan Napi Korupsi

Berdaulat.id - Setelah dugaan pengadaan proyek kambing bernilai Rp 200 juta, selanjutnya dugaan pembangunan proyek gedung DPRD senilai Rp 7,7 miliar viral...

Diskusi Empat Pilar MPR

Berdaulat.id -Koordinatoriat Wartawan Parlemen bekerja sama dengan Humas dan Pemberitaan MPR RI menggelar Diskusi Empat Pilar dengan tema "Optimalisasi Pasar Online bagi...

Ini Susunan Pengurus MUI Periode 2020-2025

Berdaulat - KH Miftachul Akhyar terpilih sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2020-2025 dalam Musyawarah Nasional (Munas) X yang digelar...

Gus Jazil: Calon Kapolri Harus Sudah Selesai Dengan Dirinya.

Berdaulat.id -Kapolri Jenderal Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada Januari 2021 mendatang. Karena itu, kini muncul nama-nama yang digadang-gadang untuk menggantikan...

Menkumham Harap Penyusunan RUU Prolegnas 2021 Hasilkan UU Berkualitas

Berdaulat.id - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly berharap proses penyusunan rancangan undang-undang (RUU) program legislasi nasional (prolegnas) prioritas tahun 2021 dapat...