29.1 C
Luwuk
Kamis, Februari 25, 2021

Wapres Harap Uninus Mampu lahirkan Generasi Muda

Data Real Time COVID-19

Baca juga

Kerja Sama MTT Telkomsel-Laznas WIZ Bagikan 1000 Paket Makanan Siap Saji untuk Warga Masamba

Luwuk Today, Masamba – Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) bersama Lembaga Amil Zakat Nasional Wahdah Inspirasi Zakat (Laznas...

Musim Panas Inter Milan Messi dan Pogba

Berdaulat.id - Klub Inter Milan dikabarkan bakal mengincar beberapa pemain top dimusim panas mendatang. Seperti dilansir TuttoMercatoWeb pemain yang...

Pertamina RU VII Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu Distrik Seget

Berdaulat.id - Pertamina Refinery Unit (RU) VII Kasim di Provinsi Papua Barat berupaya meningkatkan kapasitas kader posyandu di Distrik Seget, Kabupaten Sorong dengan...

Balla Ewako Diresmikan Gubernur Sulsel

Berdaulat.id - Balla Ewako di Kabupaten Maros, Sabtu, (11/7/20) akhirnya diresmikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah.

Berdaulat.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap Universitas Islam Nusantara (Uninus) dapat mencetak generasi muda yang kelak bisa menjadi tokoh-tokoh perubahan ke arah lebih baik untuk pembangunan bangsa.

“Saya berharap Kampus Uninus menjadi salah satu pusat perbaikan dan sekaligus menjadi pusat penyiapan tokoh-tokoh perubahan,” kata Ma’ruf Amin di Jakarta, dalam pidatonya pada Perkenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Uninus Bandung secara virtual Selasa.

Uninus memiliki sejarah yang lekat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Awalnya, Uninus bernama Universitas Nahdlatul Ulama (UNNU) yang didirikan pada 30 November 1959 di Bandung, Jawa Barat.

Di hadapan civitas akademika Uninus Bandung, Ma’ruf mengingatkan kembali peran Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi perubahan, yang memiliki dua paradigma.

“Paradigma di NU semula hanya dua, yaitu menjaga yang lama, yang baik, artinya menjaga tradisi; serta mengambil yang baru, yang lebih baik, artinya melakukan transformasi,” katanya.​​​​​​​

Ma’ruf menambahkan satu paradigma NU yakni harus melakukan perubahan ke arah lebih baik secara berkelanjutan dan tidak pernah berhenti.

Wapres juga mengingatkan pentingnya memiliki jiwa nasionalisme di kalangan mahasiswa karena Indonesia merupakan bangsa majemuk yang terdiri atas berbagai suku, agama dan ras.

Para pendiri bangsa Indonesia dahulu memiliki kesepakatan untuk mendirikan sebuah negara yang mengakomodasi dan menjamin kemajemukan tersebut. Sehingga generasi muda harus dapat menjaga persatuan dalam keberagaman tersebut, katanya.

“Oleh sebab itu, bagi saya, Pancasila dan NKRI adalah al miitsaaq al wathani, kesepakatan nasional yang harus kita jaga. Jangan ada yang membawa pikiran-pikiran di luar NKRI, karena NKRI sudah final,” tegasnya.

Berita lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita terbaru

Pembangunan Pesantren Tahfizhpreneur Jambi Capai 30 Persen

Berdaulat.id, JAMBI - Rangkaian kegiatan "Jambi Kuat Bersama Alquran" yang dimulai Yayasan Askar Kauny (YAK) sejak awal...

Krisis Air Karena Banjir, WIZ dan DPD Karawang Salurkan Air Bersih

Berdaulat.id, Karawang - Hari ini (23/2), telah didistribusikan 16.000 liter air bersih ke Perumahan Gempol Permai, Kel....

Lansia Menjadi Prioritas Untuk Mencegah Tingkat Keparahan Saat Terinfeksi

Berdaulat.id, JAKARTA - Pemerintah telah memulai tahap 1 vaksinasi Covid-19 yang ditujukan pada tenaga kesehatan. Dilanjutkan tahap...

Polda Papua: Situasi Intan Jaya Kondusif, Warga Kembali ke Rumahnya

Berdaulat.id, JAKARTA - Situasi di (KKB) terhadap warga sipil dan TNI-Polri. Kabar adanya pengungsian di wilayah Intan Jaya tidak...

Upaya Skrining Untuk Memastikan Pelaku Perjalanan Internasional Dalam Keadaan Sehat

Berdaulat.id, JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 mengklarifikasi terkait adanya pelaku perjalanan internasional yang membawa hasil negatif swab...